Thursday, March 31, 2016

MAIL MERGE for NNKK

1. buat dulu excel untuk database. "hal" buat no 1/sd 200 (maksimal halaman yang dibutuhkan)

2. simpan dengan nama "hal" dan di save di C/Program File/Microsoft Office/Office14/QUERIES/di sini (biar kalo di mail merge nanti langsung ketemu file nya ini) boleh juga di simpan folder mana saja yang kamu gampang nyarinya.

3. buka file word yang mau di mail merge, lalu klik "Mailing" kemudian "Start Mail Merge"

4. klik "Step by Step Mail Merge Wizard..."

5. klik "Next: Starting Document"

6. klik "Next: Select recipients"

7. klik "Browse..."

8. cari file axcel "hal" yang diawal tadi

9. klik "OK"

10. klik "OK" lagi

11. taruh kursor didepan hal: (letak halaman yang diinginkan) lalu klik "Insert Merge Field"

12. klik "hal" di bawah tulisan "Insert Merge Field" tadi sehingga di kursor tadi muncul kaya gini "<<hal>>" kemudian klik "Next: Write your letter"

13. klik "Next: Preview your letters"

14. jadinya kaya gini, kalau udah di cek dan udah berhasil lanjut klik "Next: Complete the merge"

15. selanjutnya tahap printing. klik "Print" tapi bukan print yang biasanya, tapi ini print yang di sebelah kanan.

16. nah tinggal di isi tuh, kamunya mau minta halaman 1 sampai berapa

17. next step tanggal pilih printer yang kamu pakai sama atur-atur dah ukuran kertasnya di "Properties" nya

di coba ya... Good LUCK!!!

Wednesday, January 21, 2015

JIMPITAN

Bagaimana hari kalian? menyenangkan? membosankan? atau biasa-biasa saja? Okey. apapun yang sudah kita lalui hari ini dan bagaimanapun itu jangan lupa berterimakasih pada Tuhan Yang Maha Baik ya!
Melanjutkan post Saya yang kemarin, masih tentang "DEWA-DEWI 02". Nama ini juga umum disingkat dengan DD02, menelusur lebih jauh tentang nama "DEWA-DEWI 02" ini DEWA mewakili anggota yang laki-laki dan DEWI mewakili anggota yang perempuan. Selain DEWA dan DEWI masih ada lagi yaitu unsur angka 02, angka 02 disini banyak yang mengira bahwa itu bermakna tahun 02 atau 2002 tetapi bukan itu, angka 02 di nama "DEWA-DEWI 02" ini diambil dari nomor RT yaitu RT 02. Jadi secara gampangnya "DEWA-DEWI 02" adalah organisasi  pemuda-pemudi yang bertempat tinggal di dusun Klatak RT.02 RW.01 desa Karangpandan. 
Di post sebelumnya sudah saya menceritakan tentang DD02 yang sudah berusia hampir 15 tahun, ya bulan depan usianya akan genap 15 tahun. Sebuah pencapaian yang luar biasa menurut Saya. DD02 ada sampai saat ini tidak cuma nama tetapi ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Seperti pertemuan anggota yang diadakan secara rutin setiap malam minggu legi. Dalam pertemuan itu serangkaian acara pun dilakukan, berdo'a bersama di awal dan di akhir pertemuan, menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" sebagai salah satu wujud rasa nasionalis, pembacaan laporan-laporan keuangan, musyawarah tentang kegiatan yang akan dilakukan maupun evaluasi dari kegiatan yang sudah dilakukan, dan juga arisan yang melengkapi serangkaian acara di pertemuan itu. Kegiatan yang dilakukan secara rutin selain pertemuan anggota setiap malam minggu legi adalah jimpitan Ada yang tau apa itu jimpitan? sejak dulu di dusun kami setiap hari petugas jimpitan (dulu masih dilakukan oleh bapak-bapak sekalian ronda) keliling dari rumah ke rumah untuk megambili beras yg sudah disiapkan oleh warga dusun, biasanya ditaruh di wadah yg terbuat dari gelas bekas minuman atau bekas botol air mineral yang dipotong kemudian ditempelkan di dinding depan rumah masing-masing warga. Tidak perlu banyak-banyak beras yang harus disediakan warga, ibaratnya cukup sejimpit dua jimpit (mengambil barang dengan menggunakan ujung-ujung jari), setelah diambili petugas jimpitan kemudian beras dikumpulkan untuk kemudian dijual dan uangnya dimasukkan kas RT. Seiring berubahnya jaman berubah pula sistem jimpitan di dusun kami yang mulanya diambili oleh bapak-bapak setelah sempat vakum beberapa tahun lantas coba diambil alih oleh muda-mudinya. Barang jimpitan pun juga berubah dari yang semula berupa beras diganti dengan uang dengan alasan beras yang terlalu lama disimpan banyak dihinggapi kutu-kutu beras, harga jualnya pun sangat rendah karena jenis berasnya campur aduk mengingat jenis beras tidak sama antara warga yang satu dengan yang lain. Tidak mau kalah dengan harga BBM dan sembako yang terus naik, uang jimpitan juga mengalami beberapa kali kenaikan mulai dari Rp. 200,- jadi Rp. 500,- naik lagi jadi Rp. 1.000,- dan sekarang sudah mencapai Rp. 2.000,-. Hasil dari jimpitan pun sudah tidak dimasukkan ke kas RT melainkan ke kas "DEWA-DEWI 02". Tidak etis rasanya kalau cuma menariki uang ke warga tanpa melakukan apapun, sampai akhirnya muncullah gagasan "DEWA-DEWA 02" tidak hanya menariki uang tapi juga mengumpulkan sampah dari rumah-rumah warga untuk kemudian dibuang ke tempat penampungan sampah. Tentu hal ini mendapat respon positif dari warga dusun. Berlanjutlah kegiatan itu sampai sekarang meskipun bukan beras lagi yang kami kumpulkan melainkan sampah-sampah tapi tetap saja kami menyebutnya jimpitan.

Monday, January 19, 2015

"DEWA-DEWI 02"


Di negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi dimana tongkat kayu dan batu jadi tanaman, di tengah tanah Jawa tepatnya di sebuah kabupaten dengan jargon tenang(1), teduh(2), rapi(3), aman(4) dan makmur(5) yang kelimanya dapat disingkat menjadi TENTERAM agar lebih mudah diingat. Di Kabupaten tenteram inilah terdapat muda-mudi yang menamakan dirinya "DEWA-DEWI 02". Ya, "DEWA-DEWI 02" adalah organisasi sosial kepemudaan atau sering disebut karangtaruna yang beranggotakan muda-mudi yang tinggal di Kabupaten Karanganyar tepatnya di Dusun Klatak RT.02 RW.01 Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan. 

Seperti organisasi kepemudaan lainnya "DEWA-DEWI 02" adalah sekumpulan anak muda yang bergabung dalam suatu wadah oraganisasi sosial dengan susunan pengurusnya mulai dari ketua, wakil, bendahara, sekretaris dan juga lengkap dengan seksi-seksinya. Sesuai dengan kedudukannya yaitu sebagai organisasi sosial maka fungsi "DEWA-DEWI 02" ini juga tidak jauh dari hal-hal yang bersifat sosial, seperti membantu warga yang mempunyai hajatan, bersama warga dalam acara kerja bakti, menjadi panitia lomba dalam peringatan HUT NKRI, dan lain-lain. 

Zaman terus berkembang, tradisi dan budaya negeri pun turut berubah, budaya gotong-royong yang dulu sangat melekat di tengah kehidupan masyarakat kini perlahan pudar, digantikan dengan mengentalnya sifat individual.  Hal inilah yang mendasari keinginan pemuda-pemudi Dusun Klatak RT.02 RW.01 Desa Karangpandan dan juga didukung oleh para orangtua agar "DEWA-DEWI 02" tetap eksis sebagai wujud gotong-royong. 

Dahulu, organisasi ini tidak mempunyai nama, hanya karangtaruna begitu saja, kemudian timbul inisiatif dari anggota karangtaruna dan juga dari kalangan bapak-bapak untuk penamaan. Setelah melalui proses musyawarah akhirnya pada tanggal 19 Februari 2000 disetujuilah nama "DEWA-DEWI 02" atas usulan Bp. Tamlikha yang pada waktu itu beliau menjabat sebagai Ketua RT di Dusun Klatak RT.02 RW.01. Maka dari itu tanggal 19 Februari ditetapkan menjadi hari jadi "DEWA-DEWI 02"

Sampai tulisan ini dibuat "DEWA-DEWI 02" sudah hampir berusia 15 tahun, bukan waktu yang sebentar bukan?. Selama kurun waktu tersebut sudah terjadi 4 kali pergantian ketua, Bp. Sri Harjono atau yang akrab dipanggil "Mas Jonet" adalah Ketua "DEWA-DEWI 02" yang pertama dimana saat menjabat sebagai ketua beliau masih berstatus lajang (untuk informasi saja bahwa yang bergabung dalam "DEWA-DEWI 02" semuanya adalah muda-mudi yang masih berstatus lajang atau belum menikah, jika sudah menikah secara otomatis keanggotaannya di organisasi sudah berakhir. begitulah tradisi yang berjalan dari dulu sampai sekarang). Setelah Mas Jonet menikah kemudian terpilihlah Bp. Muhammad Ichsannudin (yang pada waktu itu juga masih berstatus lajang) menjadi ketua yang kedua. Tak berjalan lama Mas Ichsan pun menemukan jodohnya, sehingga harus dipilih ketua baru dan setelah melalui upacara pemilihan jadilah Saya si Penulis blog ini menjadi ketua yang ketiga. Kurang lebih 7 tahun Penulis menjabat sebagai ketua, ini merupakan rekor "Ketua Terlamasepanjang sejarah "DEWA-DEWI 02" mengingat ketua-ketua sebelumnya paling hanya menjabat selama 2-3 tahun. Untuk itu perlu adanya penyegaran dan alhamdulillah baru sekitar 3 minggu yang lalu terpilihlah ketua "DEWA-DEWI 02" yang baru yang keempat yaitu Sdr. Vicky Firmansyah yang tidak lain adalah keponakan Penulis sendiri (nepotisme detected, haha...)

Ternyata sudah lumayan panjang juga tulisannya, padahal masih banyak yang pengen Saya tulis, ya sudah kapan-kapan saja disambung di post berikutnya.